Penjurian GSF 2019

Kamis, 17/10/2019 SMPN 15 Malang telah dijadwalkan kegiatan penjurian GSF. SMPN 15 Malang mendapat sesi pertama yaitu pagi hari pada pukul 07.00. Juri datang tepat waktu. Juri yang datang sejumlah 3 orang yaitu Ibu Rubiati, Bapak Firdaus, dan Ibu Rina. Beliau bertiga hanya memiliki waktu sekitar 2 jam untuk melakukan penilaian. Seorang  juri yang bertugas berkeliling melihat keadaan sekolah dan pos yang ada. Juri lain berkeliling menilai peta isu dan sisanya mengecek dokumen.

Sebelum melakukan penjurian, para juri tersebut disuguhkan yel-yel penuh semangat dari anggota Pramuka Inti dan dilanjutkan dengan sambutan dari tim GSF yang berbaris rapi disertai siswa-siswi kelas 7A-I menggunakan atribut pendukung. Selain siswa-siswi yang berpartisipasi dalam kegiatan festival ini, para Fortu juga ikut berperan dalam penjurian. Fortu ini bertugas mendampingi setiap siswa yang bertugas mempresentasikan isi dari peta isu.

Acara penjurian kali ini dibuka dengan sambutan dari bapak kepala sekolah, Agus Wahyudi, S.Pd, M. Pd serta perwakilan juri yaitu Ibu Rubiyati. Presentasi dibuka oleh penampilan siswa yang mempresentasikan peta kesimpulan awal yaitu Berliana Alya, Dewi Anggraini, Tabriz, dan Rafelia Shopi. Ibu Rubiati yang bertugas berkeliling sekolah untuk melakukan penjurian ditemani oleh perwakilan siswa tim GSF yaitu Firdausy Inzadin dan Arani Rachma. Semua pos dikunjungi oleh beliau antara lain, Mading 3D, pos pembuatan topeng (TOMAS), tanaman sayur, kantin, green house dan perpustakaan. Seluruhnya mendapatkan penilaian positif dan juga diberikan beberapa saran. Acara diakhiri dengan pembacaan doa oleh bapak Abdul Rochim dan penyerahan cinderamata topeng TOMAS hasil karya siswa SMPN 15 Malang.